Jumat, 31 Desember 2010

AMBIL SAJA

......

TELAH MEMBERIMU TAHU

sebanyak yang telah kau beri tahu
dan dapat kuberi tahu

jadi tentukan saja hasil akhir untukku berdasarkan seberapa jauh itu

karena besok sudah berganti dengan yang baru

dan mungkin bukan aku yang seperti hasil akhirmu

...

jadi kuucapkan saja



SELAMAT
TAHU& BARU

Kamis, 30 Desember 2010

SIPUT HEBAT

coba jawab pertanyaan berikut

pada pagi hari ada seekor siput yang jatuh dari atas sumur dengan ketinggian 20meter.Ia berusaha naik. namun ia hanya dapat naik setinggi 3meter pada siang hari dan turun 2meter pada malam hari karena capek. pertannyaannya:
Berapa hari yang diperlukan agar siput tersebut bisa sampai di atas(tempat semula sebelum jatuh)?

sebelum melanjutkan membaca, coba pikirkan pertanyaan tersebut dan cari jawabannya.

SEKARANG

sudah?

jika sudah, mari amati cara berpikir dalam mendapatkan jawaban di atas.
mungkin anda akan membayangan bentuk siput dan sumur tersebut, cara siput jatuh dan naik perlahan tiap harinya, hingga lendir yang menjadi jejak usahanya.
mungkin anda juga dapat dengan cepat menghitung berapa meter siput tersebut naik setiap harinya, lalu mengetahui waktu yang dibutuhkan dengan persamaan matematik sederhana, bahkan memprediksi probabilitas pada jam berapa tepatnya si siput sampai di atas.
atau mungkin anda malah berpikir 'ah , itu mah relatif. bisa saja hujan turun dan siput itu jatuh lagi!' .

ya.
ITULAH PEMIKIRAN HEBAT MANUSIA DAN VARIASINYA

tak terbatas dan sebebas-bebasnya milik kita. selama itu masih menyangkut soal kerja 200milyar sel otak kita. seperti soal sederhana tadi, pasti 'mereka' menghasilkan satu jawaban yang pasti benar untuk anda.

untuk anda.
untuk mereka?

jika yang dipertanyakan adalah sebuah fakta tak terbantah dan menuntut jawaban benar, cara kerja mereka bisa dibilang 'salah' oleh pihak eksternal yang menuntutnya. kebenaranmu tak selalu diterima sebagai kebenarannya.
relativitas yang kita anggap pintar bisa dibilang bodoh.
seperti realita bahwa di dalam UN bahasa indonesia yang banyak terdapat soal berpendapat bebas dan biasanya bersifat relatif, tetap terdapat satu jawaban benar yang berlandaskan 'rumus baku si pembuat soal' dan nantinya menentukan
KELULUSAN MUTLAK.

realitanya selalu ada saat dimana kesalahan tak diampuni.
seperti itulah juga mengapa banyak calon mahasiswa gagal gara-gara meremehkan seekor siput dan menjawab soal diatas dengan jawaban 20hari.
oh, tunggu. apakah itu juga jawaban anda?



itulah mengapa terkadang kita perlu berfikir ulang

dan mungkin saja



keputusan dapat berubah

SAJAK BULAN

sejak lelaki mengenal bulan
lewat sebuah film pujaan
mereka terlibat pembicaraan
dan akhirnya menjadi teman.

duduk berdekatan
berempat ciptakan kesan
hingga mata seorang kawan
seolah punya tawaran
saat melihat bulan

sebuah pilihan
dan lelaki tak pilih lawan
hanya berdoa kepada Tuhan
agar kawan dapatkan teman

bulan beri jawaban
namun bukan,
yang diharapkan

namun kawan dapat bertahan
setelah dapatkan pesan
dari pengganti bulan

lelaki hilang kasihan
lalu seiring tanggalan
memadang bulan

mentari di balik awan
mengintip ke dua insan
yang dilanda getaran
yang terjangkit kasmaran
lalu ia tampakkan
cahaya dari persembunyian
tanda berhentinya hujan
hujan ketidakpastian

dan

di awal tahun sembilan
lelaki ambil senapan
lalu tembak tepat sasaran.

dari teman,
jadi pacaran


bagai seorang seniman
lelaki buat lukisan
di bawah cahaya bulan
dengan kuas perhatian
alas kanvas keyakinan
dimana setiap pekan
warna baru dituangkan
dari putih keabuan
hingga oren kemerahan
menciptakan

lukisan kebahagiaan.

namun seiring waktu berjalan
si pembuat lukisan
seakan lupa bagian
selain bulan

dan di tengah ramadhan
dimana nafsu ditahan
serta tak ada godaan setan
lelaki dapat ajaran
dari pria bersorban
kemudian ia putuskan
untuk memajang lukisan
hanya sebagai hiasan
dan melanjutkan perjalanan
tanpa cahaya bulan

dari pacaran,
menjadi mantan.

janji dan semua harapan
untuk bersama menyaksikan
seri terakhir film idaman
hingga bahkan
menemani sampai ke nisan
kandas di bulan sembilan
dan tersimpan
hanya sebagai bualan.

yang dikatakan bulan:
terimakasih pangeran.
namun tak bisa disembunyikan
terdengar tangisan.

sebenarnya lelaki ingin berikan
bukan sekedar kekecewaan
bukan juga kenyataan
seperti yang diisyaratkan
tapi sebuah pengalaman
dan sedikit pelajaran
sebagai acuan
agar di hari kemudian
bulan siap ulangan
saat berada dalam dekapan
pangeran yang lebih tampan



selamat jalan.

. . .

kemudian
lelaki dan bulan
melanjutkan perjalanan
tanpa beban
dalam ikatan,

persahabatan





ini sekedar pembuktian.

bahwa setiap insan
dapat mengalami perubahan

bukan lagi bualan
namun bayaran
sebuah perjanjian



ini tulisan



tentangmu, BULAN

Kamis, 16 Desember 2010

ADA TAHU. MAU?

masih soal tahu 
karena tahu itu enak

untukmu yang sudah memberiku tahu sedikit tentangmu ,dan membuatku menentukan hasil untukmu hingga saat ini, 
terimakasih.

karena itu, bila kau berharap juga.
aku bersedia memberimu tahu sedikit tentangku, jika kau ingin menentukan hasil akhir untukku.

akan kuberi tahu bahwa sesungguhnya, 

aku
..............



coming soon 
"AMBIL SAJA"

SIMPLE TOFU

pernah makan tahu?
apa rasanya enak?
menurut saya enak.


Akhir-akhir ini saya disuguhi berbagai macam tahu.
Tahu yang dibuat oleh juru masak berbeda sehingga menghasilkan beragam jenis rasa

Rasa berupa emosi, pendapat, hingga melahirkan sebuah keputusan.
Semua karena TAHU

Kita ambil contoh sederhana,

Seseorang yang tadinya SALAH menjawab soal fisika ,bisa menjadi BENAR ketika sudah TAHU rumusnya

Seseorang yang tadinya dianggap BODOH karena tidak TAHU apa itu panca usaha tani, bisa saja dipuji PINTAR hanya karena membuka buku sejarah

Seseorang yang tadinya RAGU akan kemampuan timnas indonesia ,bisa menjadi YAKIN saat TAHU bahwa timnas terus meraih kemenangan

Sebaliknya,

Seseorang yang tadinya PUAS dengan radionya, bisa saja timbul IRI jika diberiTAHU apa itu laptop

Seseorang yang tadinya BERANI jalan sendirian di kuburan malam-malam, bisa saja TAKUT setelah TAHU cerita-cerita menyeramkan

Seseorang yang tadinya merasa SENANG dengan pujaan hatinya ,bisa jadi BENCI saat TAHU yang dipuja selingkuh

Seseorang yang tadinya TERTARIK dengan sebuah sulap ,bisa BOSAN jika sudah TAHU rahasianya

dan masih banyak contoh lainnya yang disebabkan TAHU.

Lantas muncul pertanyaan sebagai berikut

Lebih baik mana tahu atau tidak tahu?
Bagaimana kita bisa tahu bahwa kita belum tahu?
Apakah ada batas dari sebuah tahu?

Mari bermain analogi.
Kita masukkan sebuah angka ke dalam kalkulator.
Anggap saja angka positif dan negatif (berapapun besarnya) adalah tahu, dan nol adalah tidak tahu.
Angka ditambah angka akan terus menjadi angka baru (selama tidak ditambah nol). Angka hasil penjumlahan itu dapat menjadi positif atau negatif tergantung dari angka yang ditambahkan.
Dan hasil selalu bisa menjadi hasil baru yang berbeda, selama tidak ditambah nol.

Lantas bagaimana kita bisa tahu yang mana hasil yang benar-benar AKHIR ??

Mungkin ada saatnya kita harus mematikan kalkulator, dan bertanya pada hati mengenai hasil akhir.

namun kadang hati ragu pada dirinya sendiri

Jika seperti itu bertanyalah pada-Nya lewat doa.
Hatimu percaya padanya kan?
Harus.

Karena Dia ..


Yang Maha Tahu