Selasa, 30 November 2010

BAIT / VERSE



STOP !! 


bagi anda yang belum pernah membaca project-project saya sebelumnya di dalam blog projection ini, saya minta untuk berhenti melanjutkan apa yang sedang anda baca sekarang dan segera mengarahkan kursor anda ke sisi kanan blog untuk memilih project INTRO hingga GOAL !?  dan membacanya terlebih dahulu sebelum ini

SEKARANG !



dan bagi anda yang sudah membacanya pasti tahu bahwa saya banyak berasumsi tentang hidup.

namun sebenarnya apa yang dimaksud dengan asumsi disini?

asumsi adalah dugaan yang diterima sebagai landasan berpikir karena dianggap benar.

asumsi tentang hidup artinya sesuatu yang dianggap benar mengenai hal-hal yang terkait dalam hidup.

dan inilah asumsi itu.
hidup yang bilamana terlalu sering menggunakan intuisi negatif dan menganggap aspek-aspek didalamnya begitu konyol , fakta (atau asumsi anda sendiri) bisa saja berteriak di telinga anda untuk menyadarkan bahwa sesungguhnya,
Andalah yang konyol.
ya. anda akan mengetahui kehidupan apa yang ada dalam diri anda.
lalu setelah tahu siapa diri anda, ada saatnya anda akan melihat keluar.
dari melihat hingga masuk (entah sengaja atau tidak) ke kehidupan orang lain.
dan pasti ada saatnya juga dimana anda akan temukan seseorang..
Seseorang yang mampu MEMBANGKITKANMU
hingga karena keberadaannya, anda semakin sadar bahwa anda memang sedang hidup .
akan tetapi , apakah semuanya mampu membangkitkan ?
tidak semuanya sejalan dengan hidup anda bukan?
perang ideologi akan terus terjadi, kecuali jika anda bisa memahami dan menerimanya.
hingga pada saat itu pertikaian tidak lagi berarti bagi anda.
hingga pada saat itu anda sadar arti sebuah persatuan.
Unity.
tapi apakah semudah itu? menyatukan air dan minyak itu mustahil.
memang .tapi anda bukan air apalagi minyak.
anda bukan sekedar senyawa sederhana seperti itu.
anda manusia ! dan saya harap anda selalu ingat .
bahwa anda
Makhluk paling sempurna.
benar. anda makhluk yang diberi kemampuan super, yang bisa menggunakan akalnya dengan bebas .
anda bebas.
namun mengapa tidak menggunakannya untuk bertindak sebebas-bebasnya?
anda bisa bertindak sesuka diri anda, bahkan jika mau anda bisa membunuh kehidupan orang lain, membuat hidup yang hanya milik anda.
namun di dalam hati anda pasti ada yang membatasi kebebasan itu.
ya. karena makhluk yang paling sempurna pun mengenal dosa.
karena anda pasti tahu.
Surga, tujuan terakhir kita.
jadi bagaimana?


Inilah hidup!

bukan...

Inilah asumsi !





project november -end-

Sabtu, 27 November 2010

GOAL !?

setiap orang pasti punya tujuan. baik jangka pendek maupun panjang.

setiap orang pasti punya cita-cita, baik menjadi dokter,insinyur,arsitek,artis ternama, atau bahkan tukang kebun.
mereka bercita-cita demi tujuan tertentu. membantu orang-orang di sekitar mereka, mengajak keluarganya keliling dunia, atau sekedar memenuhi kebutuhannya di masa depan

untuk berhasil memenuhi tujuan tersebut, mereka akan bekerja keras dalam proses menuju kesana, baik mengikuti arus yang telah ada ataupun jalan yang baru. yang jelas tujuan mereka sama. menang.

namun apakah mereka mendapati kebesaran hidup ?

yang sering terjadi adalah kondisi dimana

a. mereka terlalu fokus terhadap tujuan di masa depan hingga lupa akan kebesaran hidup yang sekarang ada di sekitar mereka

atau

b. mereka terlalu menikmati kebesaran hidup yang sekarang ada di sekitar mereka sehingga tak sempat memikirkan tujuan di masa depan

masalahnya adalah apakah kita tahu sampai kapan kita akan hidup ?

Tuhan bisa mengakhiri segalanya sebelum kita menang.
mata kita bisa ditutup saat kita sedang berusaha keras.
bahkan kita belum sempat menikmati hidup yang kita rencanakan untuk masa depan, yang telah mengorbankan masa muda kita

namun Tuhan juga bisa membiarkan mata kita terbuka lama, hingga di hari tua kita menyesal karena terlalu menganakemaskan kehidupan sekarang



jadi jagalah fokus pada tujuan di masa depan,  tanpa harus melepas kebesaran hidup yang sekarang terjadi di sekitar kita


namun yang terpenting,

jangan sampai kita lupa

persiapan menuju..





Surga, tujuan terakhir kita

DEKLARATIF,PROSEDURAL

saya pernah membaca sebuah buku .
dimana seseorang bertanya kepada Albert Einstein
'berapakah kecepatan gelombang suara?'

'saya lebih baik mengunakan otak saya untuk berpikir. saya tidak pernah meggunakan otak saya untuk mengingat hal yang dapat saya temukan jawabannya di buku atau ensiklopdia' jawabnya

otak yang seharusnya digunakan sebagai alat untuk berpikir ternyata hanya digunakan sebagai mesin fotokopi.
potensi otak manusia yang diberikan Tuhan seharusnya lebih besar dari itu.

harusnya kita bisa menjadi pembuat pengetahuan baru, bukan sekedar penghafal pengetahuan yang telah ada.

mungkin anda berfikir ini butuh proses yang awalnya menghafal dan mengerti sampai akhirnya kita bisa menjadi pencipta.
namun bagaimana dengan penemu konsep pertama kali yang dijadikan acuan?
bagaimana gaya grafitasi bisa tersirat di pemikiran seseorang hanya dengan melihat apel jatuh dari pohonnya?

bahkan sekarang orang-orang sampai rela menggunakan waktunya untuk ikut pelatihan menghapal tambahan demi menghadapi ujian .
ujian berupa soal dengan hanya satu jawaban pada setiap pertanyaan yang dibuat oleh manusia untuk menguji sejauh mana kita hafal dengan pengetahuan yang ditemukan oleh manusia lain. dan dijadikan sebagai label 'anda menggunakan otak anda dengan baik - anda tidak menggunakan otak anda dengan baik'.
label yang dapat menghancurkan harga diri.

mengapa tidak menggunakan waktunya untuk membuat sebuah pemikiran dan menciptakan hal baru?


faktanya, sulit bagi kita untuk keluar dari arus yang dibuat oleh manusia



namun jangan sampai kita lupa

bahwa kita juga manusia.
dan juga..

Makhluk paling sempurna

REFLECTOR

bagaimana mungkin aku dapat memproyeksikan caraku dalam menyelesaikan suatu masalah ke dalam permasalahanmu , jika kau bukanlah aku

bagaimana kau dapat memahami asumsiku jika memang kita berbeda

entah perbedaan mendasar antara kaum adam dan hawa

entah perbedaan yang diproblematikan menjadi sara

entah perbedaan yang mereka definisikan menjadi 4 tipe kepribadian

atau perbedaan lain yang belum dirumuskan

perbedaan mengenai kebutuhan dasar, keyakinan, pendapat, maupun sikap.

lantas bagaimana menyikapi perbedaan agar tak menimbulkan konflik?

yang dibutuhkan bukan hanya MENGERTI,
yang kebanyakan pada akhirnya di kedua belah pihak hanya akan timbul
'aku mengerti kamu - kamu tak mengerti aku - kita memang berbeda - aku mengerti perbedaan kita - aku muak dengan perbedaan kita - pergilah'

namun juga MENERIMANYA, yang pada akhirnya menimbulkan
'aku mengerti kamu - kamu tak mengerti aku - kita memang berbeda - aku mengerti perbedaan kita - aku menerima perbedaan kita - kita mulai terbiasa dengan perbedaan ini - tidak ada masalah dengan ini'

ya

jika kau dapat mengerti dan menerima ,kau akan menyadari indahnya perbedaan.

karena ada saatnya dimana kau harus hidup bersama perbedaan.

this is 
true...

Unity

Kamis, 18 November 2010

UNTUK YANG SEDANG TERJATUH

Jatuh, bgaimana rasanya?


Yang kau rasakan ketika jatuh ditentukan oleh 3 hal..

caramu jatuh, permukaan dimana kau jatuh, dan bagian tubuhmu yg jatuh .

Lalu syaraf dalam tubuhmu akan mengisyaratkn sesuatu ke dalam sel-sel otakmu untuk kemudian mereka bilang itu rasa sakit atau bukan.

Setelah jatuh hal yang ingin kau lakukan pasti adalah berdiri kembali ke kondisi sebelum kau jatuh (kecuali bagi mereka yang telah mati) entah dengan sendiriny ataupun bantuan orang lain. Dan setelah jangka waktu tertentu bekas rasa sakit itu bisa hilang ataupun tidak. Itu juga tergantung dari 3 hal tadi.

Itu tentang jatuh biasa.
Bagaimana dengan jatuh cinta?

Apakah kau pernah mengalami rasa sakit karnanya?


Jika kau jatuh cinta pada seseorang, hingga kau rela menderita akibat pengorbananmu, jatuh terlalu dalam hingga kau lupa akan dirimu,pnciptamu,waktumu,dan orang-orang dskitarmu, mungkin rasa sakit itu benar adanya.

Entah rasa sakit yang disebabkan dari caramu mencintainya, respon dia terhadapmu, atau dirimu sndiri yang memang sudah sakit.
Entah otak atau hatimu yang bilang bahwa itu rasa sakit.


Lantas apakah pada saat itu kau dapat bangkit?

Seringkali yang terjadi adalah kau terjatuh, lalu mati. cinta mati.
dan itu yang menyebabkan rasa sakit sulit disembuhkan, bahkan saat kau sudah berada dalam surga. (seperti yang ku bilang tadi, kau mati)


aku jelas  tidak mengharapkanmu mati, seperti itu.
karena itu semoga dengan asumsiku kau akan terus hidup.



jika kau jatuh cinta, kau harus bisa bangkit di dalamnya.

dan yg trpnting kau juga harus tau kepada siapa kau akan terjatuh,

bukan pada seseorg yg menangisimu di saat kau jatuh, yang hanya mendengarmu, yang selalu membawa diriny ke dalam hidupmu, yang membuat kemunduran dalam segala aspekmu. dan membuatmu lupa akan penciptamu,waktumu,orang-orang disekitarmu, juga hidupmu.

namun seseorang yang membuatmu  berdiri kambali, yang rela mengkritikmu, yang selalu membawa hal baru ke dalam hidupmu, yang membuat kemajuan dalam segala aspekmu, dan membuatmu hidup bersama penciptamu,waktumu,juga orang-orang di sekitarmu .

Seseorang yang mampu...


MEMBANGKITKANMU

Senin, 15 November 2010

INTRO

Duduk berdiam di depan komputer, menyerap elektron-elektron negatif hanya untuk menyiksa jari jemari melakukan tugas merangkai kata baik abstrak maupun tidak menjadi sebah paragraf deskripsi atau yang menganut ekspresionisme tentang kehidupan pribadi,, dan mungkin hanya akan menjadi teman minum kopi atau selingan dari proses unggah-unduh kepentingan yang lebih layak,bagi orang-orang disekitarnya,,menurut saya hanyalah perbuatan konyol yang semestinya menduduki tingkat bawah dalam skala prioritas maupun opsi tentang efektivitas penggunaan waktu.

jadi saya tegaskan, menurut saya ngeblog adalah pekerjaan konyol dan nuang-buang waktu.

ya, demikian anggapan saya..


sampai akhirnya saya sadar..


hal baru dapat membuat saya segar.
sampai akhirnya saya paham..
sedikit amanah dapat mencerahkan pikiran suram.
sampai akhirnya saya ingat..
akan ancaman pudarnya kenangan yang tak tersurat.
sampai akhirnya saya mengerti..
kecerdasan linguistik akan berguna nanti.
sampai akhirnya saya tahu..
tidak ada gunanya menyembunyikan udang di balik batu.



yap. lantas siapa yang konyol?


faktanya sekarang saya telah menjadi salah satu dari mereka, orang-orang yang dulu saya anggap konyol. Dan mungkin sekarangpun ada yang menganggap saya konyol, seperti saya dulu menganggap menganggap mereka konyol. 

lalu jika benar begitu saya boleh berkata..

sekonyol apapun tindakan seseorang, lihatlah latar belakang dia melakukan itu. refleksikanlah terhadap tindakan anda, dan mungkin anda akan menyadari bahwa sesungguhnya ..

Andalah yang konyol